TarunaKota.com, Jambi – Warga RT 11, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergantung di sebuah pohon di Jalan Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro pada Senin (11/5/2026) pagi. Korban berinisial D, yang diketahui berprofesi sebagai pengamen di kawasan lampu merah SPBU Kebun Jeruk, ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB. Berdasarkan identitas yang diperoleh, pria tersebut merupakan warga asal Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui oleh seorang tukang ojek yang tengah melintas di lokasi. Saksi yang terkejut kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar hingga diteruskan kepada personel Satlantas yang sedang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas di depan SPBU Kebun Jeruk. Ketua RT 11 Kelurahan Payo Lebar, Sunaryo, mengonfirmasi bahwa setelah dilakukan pengecekan, korban dipastikan bukan merupakan warga setempat melainkan pendatang yang sehari-hari beraktivitas di kawasan tersebut.
Mendapat laporan masyarakat, personel Polsek Jelutung segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung memasang garis polisi untuk mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kronologi kejadian. Kanit Reskrim Polsek Jelutung, Ipda Ondo, menyatakan bahwa langkah cepat diambil untuk mensterilkan lokasi mengingat kerumunan warga yang mulai memadati kawasan tersebut sejak pagi hari.
Setelah proses olah TKP awal selesai, jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, polisi menduga kuat bahwa korban meninggal dunia akibat tindakan bunuh diri. Dugaan ini diperkuat dengan adanya temuan indikasi biologis di tempat kejadian perkara yang lazim ditemukan pada kasus serupa, meskipun kepastian motifnya masih dalam penyelidikan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait latar belakang peristiwa yang merenggut nyawa pengamen asal Sumatera Selatan tersebut. Polsek Jelutung juga berupaya menghubungi pihak keluarga korban di Banyuasin untuk menginformasikan musibah ini. Kejadian tragis di awal pekan ini sempat memicu kemacetan singkat di Jalan Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro sebelum akhirnya arus lalu lintas kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

Tinggalkan Balasan