Tarunakota, Jambi – Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu), Brigjen TNI Yamin, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Provinsi Jambi sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, bukan kerja mandiri. Dalam keterangannya pada Kamis (7/5/2026), Danrem menyoroti kondisi infrastruktur di beberapa wilayah seperti Sarolangun, Kerinci, dan Merangin yang cukup memprihatinkan akibat kurangnya aspek pemeliharaan. Menurutnya, aset publik seperti jembatan yang telah dibangun harus dijaga fungsinya dalam jangka panjang agar tidak mudah rusak tergerus aliran sungai.
Selain pembangunan fisik, Brigjen TNI Yamin menggarisbawahi peran vital awak media sebagai mitra strategis TNI dalam menjaga kondusivitas daerah. Sinergi antara TNI dan insan pers dianggap sebagai kunci utama agar informasi yang sampai ke tengah masyarakat tetap berimbang, berbasis fakta, dan konstruktif. Pihak Korem 042/Gapu menyatakan kesiapannya untuk menjadi narasumber yang kredibel guna mendukung kerja jurnalistik demi kepentingan bangsa dan negara, sekaligus mencegah beredarnya kabar yang dapat menimbulkan keresahan publik.
Dalam hal penguatan ekonomi kerakyatan, Danrem memaparkan tugas besar mengenai pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Target ambisius ditetapkan sebanyak 1.585 unit untuk tahun ini, di mana pada bulan Juli mendatang diproyeksikan sudah mencapai 594 unit. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa yang selaras dengan upaya pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat di pelosok wilayah Provinsi Jambi.
Tak hanya itu, Korem 042/Gapu juga tengah menyiapkan berbagai program bakti sosial dan infrastruktur dasar. Agenda mendatang mencakup pembangunan jembatan, pengerasan jalan, rehabilitasi sekolah, hingga bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). TNI juga memberikan perhatian khusus pada akses air bersih dengan rencana pembuatan sumur bor di wilayah-wilayah yang kesulitan air, serta dukungan pada program cetak sawah untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Menutup arahannya, Brigjen TNI Yamin menegaskan komitmen penuh seluruh prajurit dalam mendukung program pemerintah pusat maupun daerah. Ia menyatakan bahwa TNI siap bekerja tanpa batas waktu demi pengabdian kepada masyarakat. “Sebagai prajurit, kita siap mendukung program pemerintah. Kita siapkan 25 jam, tidak ada waktu libur untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya, menekankan pentingnya komunikasi formal maupun informal untuk melahirkan ide-ide positif bagi kemajuan Jambi.

Tinggalkan Balasan