Tarunakota.com, 19 februari 2026, Jambi – Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana terus mematangkan rencana besar untuk menerangi seluruh sudut wilayah melalui program inovatif bertajuk “Kampung Terang”. Ambisi ini diwujudkan dengan target pemasangan hingga 30 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di setiap Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kota Jambi. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi area pemukiman yang gelap saat malam hari.
Mengingat skala proyek yang cukup besar, pencapaian target ini akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas anggaran daerah. Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pemerintah kota tidak hanya mengandalkan sumber internal, tetapi juga bergerak aktif mencari peluang pendanaan tambahan. Salah satu strategi yang ditempuh adalah menjalin komunikasi intensif untuk mendapatkan dukungan bantuan dari Kementerian Perhubungan RI.
Dukungan dari pemerintah pusat dinilai sangat krusial untuk melengkapi keterbatasan dana yang bersumber dari APBD Kota Jambi. Dengan adanya sinergi anggaran antara daerah dan pusat, percepatan pemasangan titik lampu di ribuan RT dapat segera terealisasi. Maulana berharap kolaborasi ini menjadi solusi efektif agar fasilitas penerangan jalan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam waktu yang lebih singkat.
Program “Kampung Terang” ini sejatinya merupakan pilar penting dalam visi besar “Jambi Bahagia” yang dicanangkan oleh Wali Kota. Fokus utamanya adalah menghidupkan suasana malam di lingkungan warga, sehingga interaksi sosial antar-tetangga dapat terjalin lebih erat dan produktif. Lingkungan yang terang benderang dipercaya mampu menciptakan ekosistem sosial yang lebih hidup dan harmonis.
Selain aspek sosial, faktor keamanan menjadi alasan utama mengapa penambahan titik lampu ini sangat diprioritaskan. Dengan penerangan yang merata hingga ke lorong-lorong RT, potensi tindak kriminalitas dapat diminimalisir sehingga warga merasa lebih tenang saat beraktivitas. Pemerintah Kota Jambi memastikan bahwa infrastruktur dasar ini akan tetap menjadi fokus pembangunan utama sepanjang tahun anggaran 2026.

Tinggalkan Balasan