Tarunakota, Cirebon – Perwakilan Karang Taruna dari sejumlah kecamatan di wilayah Cirebon Timur menggelar pertemuan lintas wilayah guna mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi pemuda menghadapi pesatnya perkembangan kawasan industri. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) ini dihadiri oleh pengurus Karang Taruna dari Kecamatan Pabedilan, Gebang, Ciledug, hingga Pabuaran. Fokus utama diskusi adalah mematangkan peran strategis pemuda dalam mendukung pembangunan di tengah transformasi wilayah yang kini mulai bertransformasi menjadi pusat industri baru.

Perwakilan Karang Taruna Kecamatan Pabedilan, Ando Yogiana, mengungkapkan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih solid antarpemuda lintas kecamatan. Menurutnya, era industrialisasi menuntut pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam pemberdayaan masyarakat. “Tujuan utamanya adalah silaturahmi dan sinergitas, bagaimana peran pemuda di tengah masyarakat, terutama di era industri saat ini,” ujar Ando dalam keterangannya.

Ando menjelaskan bahwa Karang Taruna dari berbagai kecamatan di wilayah timur telah sepakat untuk membangun komunikasi intensif melalui forum bersama. Rencananya, akan dibentuk grup komunikasi khusus serta agenda pertemuan rutin setiap pekan guna mengawal isu-isu lokal. Pabedilan sendiri disebut sebagai salah satu kecamatan yang lebih dulu bersentuhan dengan industri, baik sektor padat karya maupun padat modal, sehingga pengalamannya diharapkan bisa menjadi rujukan bagi wilayah sekitarnya yang mulai berkembang.

Dalam forum tersebut, ditekankan pentingnya pemberian ruang yang lebih luas bagi Karang Taruna untuk berkontribusi di sektor pendidikan, ketenagakerjaan, hingga pemberdayaan ekonomi. Salah satu usulan konkret yang muncul adalah pembentukan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing. Selain itu, peluang kemitraan dengan pelaku industri, seperti pengelolaan katering bagi pekerja, juga menjadi bidikan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pemuda dan warga sekitar.

Menutup pertemuan, Ando menegaskan bahwa sinergi ini diharapkan mampu menjadikan pemuda sebagai motor penggerak dalam menghadapi tantangan sekaligus peluang industrialisasi di Cirebon Timur. Karang Taruna mendesak agar pihak perusahaan melibatkan mereka secara aktif, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal dan peluang unit usaha pendukung. “Karang Taruna harus dilibatkan, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan peluang usaha, agar industri memberikan dampak nyata bagi pemuda setempat,” pungkasnya.