Tarunakota, Jambi– Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Tebo, Jambi. Qurrota A’yun Nur Ramadhani, siswi SMA Negeri 2 Tebo, berhasil diterima melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik Sipil Universitas Indonesia (UI) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Keberhasilan siswi asal Unit I Rimbo Bujang ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar dari daerah pedesaan memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi terbaik bangsa melalui kemauan kuat dan dukungan yang tepat.

Kepala SMA Negeri 2 Tebo, Mulyadi, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian prestasi akademik dan non-akademik yang diraih A’yun. Selain unggul di kelas, A’yun dikenal sebagai aktivis pelajar yang vokal dalam menyuarakan isu penyelamatan lingkungan. “Kami sangat bangga, ia tidak hanya berprestasi secara akademik tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya di Kabupaten Tebo,” ujar Mulyadi, Rabu (22/4/2026).

Rekam jejak A’yun di bidang lingkungan memang tidak main-main. Dengan kemampuan berbahasa Inggris yang mumpuni, ia pernah menjadi delegasi dalam forum internasional Conference of the Parties (COP29) di Baku, Azerbaijan pada tahun 2024 lalu. Keterlibatannya dalam forum global tersebut memperkuat komitmennya terhadap isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, yang kini ia bawa sebagai visi besar saat menempuh pendidikan teknik di universitas bergengsi tersebut.

Di tingkat lokal, A’yun aktif menginisiasi gerakan pemulihan sungai dan pengembangan tanaman endemik melalui komunitas Rivera Alternative School (RIVALS) di ekowisata Rivera Park. Bersama rekan-rekannya, ia juga gemar mengembangkan inovasi konstruksi ramah lingkungan menggunakan bahan alam seperti bambu, kelapa, dan kayu karet. Inovasi ini tidak hanya menawarkan alternatif bangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat desa, tetapi juga mengangkat kembali nilai estetika tradisi yang mulai luntur.

Atas pencapaiannya, A’yun mengungkapkan rasa syukur yang mendalam kepada keluarga dan para guru yang telah membimbingnya. Ia berharap ilmu Teknik Sipil yang akan dipelajarinya di UI dapat membantu mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan mengurangi ketimpangan antara pedesaan dan perkotaan. “Alhamdulillah, semoga kesempatan belajar di UI ini berdaya guna untuk mendukung pembangunan yang lebih berpihak pada masyarakat,” ungkap Qurrota A’yun dengan penuh syukur.