Tarunakota, Bandung – Komisi I DPRD Provinsi Jambi melaksanakan kunjungan kerja strategis ke fasilitas penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/3/2026). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, bersama jajaran anggota Komisi I untuk mendalami pemanfaatan teknologi riset dan analisis data dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah. Langkah ini diambil sebagai upaya sinkronisasi kebijakan pembangunan dengan pendekatan ilmiah yang lebih akurat dan terukur.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan DPRD Jambi berdiskusi intensif dengan para peneliti mengenai penerapan teknologi mutakhir, termasuk penggunaan data satelit dan analisis digital. Teknologi ini dinilai sangat relevan untuk memantau perubahan tata ruang wilayah serta kondisi lingkungan di Provinsi Jambi secara real-time. Ivan Wirata menekankan bahwa penguasaan data berbasis teknologi satelit akan sangat membantu pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan strategis, terutama yang berkaitan dengan perlindungan sumber daya alam.

Salah satu isu krusial yang menjadi sorotan dalam diskusi tersebut adalah upaya penyelamatan komoditas unggulan Jambi, yakni duku kumpeh. Sebagaimana diketahui, produktivitas pohon duku khas Jambi ini dilaporkan mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. DPRD Jambi menilai perlu ada intervensi riset ilmiah yang mendalam untuk mengidentifikasi penyebab masalah sekaligus mencari solusi guna mengembalikan kejayaan komoditas yang memiliki nilai sejarah dan ekonomi tinggi tersebut.

Menanggapi hal itu, para peneliti BRIN menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga riset nasional merupakan kunci untuk menciptakan inovasi yang solutif. Melalui pendekatan bioteknologi dan pemuliaan tanaman, BRIN optimistis dapat membantu daerah meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjawab persoalan lingkungan yang ada, tetapi juga memberikan perlindungan hukum dan teknis terhadap keanekaragaman hayati asli Provinsi Jambi.

Melalui kunjungan ini, Komisi I DPRD Provinsi Jambi berharap kerja sama dengan BRIN dapat segera diimplementasikan secara nyata di lapangan. Hasil riset dan teknologi yang telah dikembangkan diharapkan tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Jambi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di Jambi didukung oleh data yang kuat dan teknologi yang mumpuni agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” pungkas jajaran Komisi I.