Tarunakota, 11 Maret 2026, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal peran generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan bangsa. Melalui kegiatan bertajuk “Ngabuburit Diskusi Kepemudaan dan Buka Puasa Bersama” di Masjid Syajaratun Thayyibah, Jakarta Barat, AMPI mendorong penguatan semangat kebangsaan di kalangan pemuda organisasi. Forum ini dirancang untuk memberikan pandangan strategis bagi generasi muda agar lebih progresif dalam memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan bernegara.
Ketua Umum DPP AMPI, Jerry Sambuaga, menekankan bahwa momentum Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperluas ruang dialog konstruktif mengenai masa depan bangsa. Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus terlibat aktif dalam setiap lini pembangunan. Sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, AMPI memposisikan diri sebagai organisasi yang inklusif dan senantiasa hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aksi nyata.
“Buka puasa kali ini merupakan rangkaian agenda DPP AMPI untuk memperkuat kebersamaan. Sesuai arahan Ketum Bapak Bahlil Lahadalia, pemuda harus dekat dan selalu bersama rakyat. Kami ingin menghadirkan ruang dialog bagi generasi muda sekaligus mewujudkan kepedulian sosial melalui santunan,” tegas Jerry Sambuaga di hadapan ratusan kader dan undangan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi Partai Golkar dan anggota DPR RI, termasuk Sekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji dan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. M. Sarmuji memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif AMPI yang mampu menyelaraskan diskusi intelektual kepemudaan dengan aksi kemanusiaan. Selain diskusi, AMPI menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim serta bantuan untuk operasional masjid, yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh para penerima manfaat.
Melalui sinergi antara diskusi kepemudaan dan bakti sosial, AMPI berharap dapat mencetak kader muda yang tidak hanya cerdas secara gagasan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang kuat. Semangat pemuda yang tangguh, peduli, dan berwawasan kebangsaan diharapkan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta memajukan Indonesia di masa depan.

Tinggalkan Balasan