TarunaKota, 1 Januari 2026, Jambi– Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menunjukkan gaya kepemimpinan yang berorientasi pada nilai-nilai sosial dalam merayakan Tahun Baru 2026. Ia mengambil kebijakan untuk menghapus pesta kembang api dan menggantinya dengan gerakan doa serta donasi. Inisiatif bertajuk “Nada Peduli Bahagia Berbagi” ini menjadi tonggak baru dalam pengelolaan kegiatan publik di Kota Jambi.
Di Taman Banjuran Budayo, ribuan warga berkumpul untuk menyimak peluncuran Aplikasi JAGO dan Calendar of Event 2026. Acara dikemas secara inklusif dengan melibatkan komunitas disabilitas dan seniman lokal. Fokus utama kepemimpinan Maulana adalah memastikan bahwa setiap kegiatan pemerintah memiliki dampak positif langsung terhadap kesejahteraan mental dan sosial masyarakat.
Maulana menjelaskan bahwa perayaan tahun baru tahun ini sengaja diarahkan untuk kegiatan yang memiliki nilai kebermanfaatan luas. Ia ingin memberikan contoh kepada daerah lain bahwa kegembiraan pergantian tahun dapat disalurkan melalui aksi berbagi kepada sesama yang sedang tertimpa musibah di daerah lain.
“Kami ingin pergantian tahun ini diisi dengan sesuatu yang lebih bermakna. Tanpa pesta kembang api, tanpa euforia berlebihan. Kita memilih doa bersama dan berbagi dengan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Maulana.
Visi kepemimpinan ini terbukti sukses dengan terkumpulnya dana donasi sebesar Rp1,9 miliar dalam waktu singkat. Maulana menegaskan bahwa ini adalah awal dari arah pembangunan kota yang lebih manusiawi. Ke depan, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus mengutamakan nilai-nilai empati dan persaudaraan dalam setiap kebijakan pembangunan yang diambil bagi warga Jambi.

Tinggalkan Balasan