TarunaKota.com, Jambi – Pemerintah Kota Jambi berkomitmen penuh menjamin perlindungan sosial dan kesejahteraan para abdi negara yang akan memasuki masa purnatugas. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat membuka kegiatan Sosialisasi Hak-Hak Pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Jambi yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan strategis yang menggandeng PT Taspen dan Mandiri Taspen ini diikuti oleh seluruh ASN Pemkot Jambi yang akan memasuki masa pensiun periode Juni hingga Desember 2026. Tercatat pada tahun ini ada 224 ASN yang bersiap purnatugas dari berbagai latar belakang jabatan, mulai dari guru, kepala sekolah, camat, sekretaris dinas, hingga Sekretaris Daerah (Sekda).
Dalam pengarahannya, Wali Kota Maulana menekankan bahwa pensiun bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah awal dari fase pengabdian baru yang tiada akhir di tengah masyarakat.
“Menuntut ilmu dan berbakti itu tidak boleh berhenti hanya karena pensiun sebagai ASN. Dalam ajaran Rasulullah SAW, pengabdian kepada masyarakat dan kepada Allah tidak ada batasan waktunya. Pensiun harus dimaknai sebagai fase kehidupan yang lebih berkualitas, lebih sehat, dan lebih dekat dengan keluarga,” ujar Maulana di hadapan ratusan calon purnabakti.
Maulana mengungkapkan, sosialisasi ini sengaja digelar untuk memangkas berbagai persoalan klasik yang kerap membayangi ASN menjelang masa pensiun. Mulai dari kendala keterlambatan administrasi, minimnya kesiapan psikologis dan finansial, hingga kekhawatiran akan penurunan kualitas hidup. Melalui sinergi digitalisasi layanan bersama Taspen, para ASN kini dipermudah dalam mengakses hak-hak mereka secara cepat dan transparan.
Lebih lanjut, Wali Kota Jambi ini juga mendorong para calon pensiunan untuk berani melirik dunia wirausaha maupun aktif dalam kegiatan sosial setelah tidak lagi berkantor.
“Wirausaha bagi para purnabakti itu bukan semata-mata untuk mencari uang lebih, tetapi bagaimana supaya fisik tetap aktif, memori atau daya ingat tetap berjalan, dan sendi-sendi tetap bergerak. Dengan begitu, para lansia kita tetap menjadi lansia yang bahagia dan produktif,” tambahnya.
Langkah pembekalan ini, lanjut Maulana, menjadi bagian integral dari visi “Kota Jambi Bahagia” (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera). Pemkot Jambi bahkan telah mengunci komitmen tersebut lewat program prioritas bertajuk “Lansia Bahagia”. Program ini menyediakan berbagai fasilitas intervensi mulai dari bantuan pangan bagi lansia miskin, rehabilitasi taman khusus lansia, layanan jenguk dan pemeriksaan kesehatan di rumah, senam rutin, hingga pelayanan Puskesmas Santun Lansia.
Terkait kekosongan formasi akibat banyaknya ASN yang pensiun—di mana akumulasi dua tahun terakhir mencapai hampir 500 orang—Maulana memastikan roda birokrasi Pemkot Jambi tidak akan terganggu. Untuk sementara, pemerintah daerah akan mengoptimalkan sebaran tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang jumlahnya cukup besar. Namun, jika ada formasi mendesak, Pemkot Jambi tetap akan mengusulkan rekrutmen jabatan tertentu ke MenPAN-RB.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan piagam penghargaan atas dedikasi dan keringat para ASN yang telah ikut membangun Kota Jambi.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Jambi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas seluruh pengabdian Bapak dan Ibu kepada daerah ini. Semoga masa purnatugas ini dapat dijalani dengan tenang, mandiri, sehat, dan penuh berkah,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Jambi, Kepala Cabang Mandiri Taspen Jambi Ahmad Fathoni beserta tim, serta Kepala Taspen Jambi Lina Setiawati yang berkomitmen mengawal langsung proses pemberkasan hak-hak pensiun para ASN agar cair tepat waktu. (Amel)

Tinggalkan Balasan