Tarunakota, Sangatta– Karang Taruna Kabupaten Kutai Timur resmi memulai babak baru kepengurusan periode 2025-2030 setelah 130 jajaran pengurusnya dikukuhkan di Ruang Meranti, Bukit Pelangi, Minggu (19/4/2026). Di bawah kepemimpinan Arsyl Dyago Tandi Tasik, organisasi kepemudaan ini berkomitmen untuk bertransformasi menjadi motor penggerak kreativitas dan pemberdayaan masyarakat. Fokus utama mereka adalah menyentuh potensi lokal di 18 kecamatan guna mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kutai Timur.

Ketua Karang Taruna Kutim, Arsyl Dyago Tandi Tasik, menegaskan bahwa jajarannya tidak akan sekadar menjadi simbol organisasi. Ia memastikan Karang Taruna akan tampil lebih proaktif dalam menyuarakan aspirasi warga, baik yang berada di pusat kota maupun di wilayah pedalaman yang sulit dijangkau. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk KNPI dan pemerintah daerah, akan diperkuat untuk memastikan setiap program kepemudaan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di tingkat desa.

Dalam rencana strategisnya, Karang Taruna Kutim akan memprioritaskan keterlibatan pemuda pada sektor-sektor produktif. Salah satu agenda krusial yang diusung adalah pengembangan sektor pertanian dan pelestarian budaya lokal sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Arsyl berharap, melalui wadah ini, pemuda Kutai Timur mampu mengelola sumber daya alam di daerahnya sendiri sehingga tercipta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di akar rumput.

Selain fokus pada ekonomi, organisasi ini juga akan mengambil peran sebagai mitra kritis dalam penataan lingkungan sosial. Karang Taruna berkomitmen memberikan masukan berbasis data lapangan kepada pemerintah terkait tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Dengan cakupan wilayah Kutai Timur yang sangat luas, kader Karang Taruna yang tersebar di 139 desa definitif dipersiapkan untuk menjadi garda terdepan dalam penguatan sumber daya manusia.

Langkah besar Karang Taruna ini mendapat dukungan penuh dari pengurus tingkat provinsi. Ketua Karang Taruna Kalimantan Timur, Bambang Agus Purnianto, menekankan bahwa kreativitas dan daya saing menjadi syarat mutlak bagi kader di daerah dalam menghadapi dinamika zaman. Ia optimistis, dengan komposisi pengurus yang baru saja dilantik, Karang Taruna Kutai Timur akan mampu menjawab tantangan sosial dan menjadi pilar penting bagi kemajuan daerah di masa depan.