Tarunakota, Bandung – Langit Lanud Sulaiman menjadi saksi bisu keberanian para Taruna Tingkat I Akademi Angkatan Udara (AAU) dalam melaksanakan praktik penerjunan pertama mereka, Jumat (06/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian inti dari rangkaian Kursus Para Dasar (Susparadas) TNI AU Angkatan ke-209 Tahun Anggaran 2026. Penerjunan perdana ini bukan sekadar latihan fisik, melainkan ujian mental bagi para calon perwira muda untuk menaklukkan rasa takut dan membuktikan kesiapan mereka sebagai prajurit dirgantara yang tangguh.

Operasi penerjunan yang berlangsung khidmat sejak pukul 06.50 WIB ini menggunakan pesawat angkut berat Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1320. Di bawah kendali Pilot Letkol Pnb Chandra Danang, pesawat kebanggaan TNI AU tersebut meluncur stabil di atas Drop Zone (DZ) Lanud Sulaiman untuk menerjunkan para siswa. Pada fase ini, para Taruna mempraktikkan materi terjun lambat melalui pintu kiri pesawat, sebuah teknik dasar yang wajib dikuasai dalam prosedur penerjunan militer.

“Praktik penerjunan ini berjalan dengan aman dan lancar dalam dua sortie dengan total 166 peterjun. Ini menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan, keberanian, dan profesionalisme para taruna,” lapor pihak Penaau dalam keterangan resminya.

Keberhasilan penerjunan 166 peterjun ini merupakan hasil dari latihan darat (ground training) yang intensif selama beberapa pekan sebelumnya. Ketepatan waktu dan prosedur yang dijalankan oleh para Taruna menunjukkan level disiplin tinggi yang menjadi standar utama di Akademi Angkatan Udara. Setiap detail gerakan, mulai dari keluar pesawat hingga mendarat dengan sempurna di titik jatuh, dipantau ketat oleh para instruktur untuk menjamin keselamatan personel.

Dengan suksesnya praktik penerjunan pertama ini, para Taruna Tingkat I AAU telah melampaui satu fase krusial dalam pembentukan identitas mereka sebagai prajurit udara. Susparadas A-209 TA 2026 diharapkan dapat terus mencetak kader-kader pemimpin TNI AU yang profesional dan siap mendukung berbagai tugas operasi militer maupun kemanusiaan di masa depan. Semangat “Swa Bhuwana Paksa” kian terpancar dari kegigihan para elang muda ini dalam menguasai cakrawala nusantara.