Tarunakota, Jayapura – Pengurus Provinsi Karang Taruna Papua mulai merumuskan arah kebijakan strategis organisasi melalui agenda Pra Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Kota Jayapura, Sabtu (11/4/2026). Momentum ini menjadi tonggak penting bagi pemuda Papua untuk bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Melalui konsolidasi ini, Karang Taruna bertekad memperkuat struktur internal agar mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi di tanah Papua.
Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua, Djong Makanuay, menegaskan bahwa Pra Rakerda ini merupakan langkah vital untuk menyelaraskan visi organisasi dengan program strategis Gubernur Papua. Ia berkomitmen untuk memastikan penguatan organisasi meresap hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh pelosok Bumi Cendrawasih. Makanuay menekankan bahwa posisi Karang Taruna saat ini bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa, melainkan instrumen penting yang menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
Dukungan terhadap pergerakan pemuda ini juga datang dari pemerintah pusat. Kepala BBPPKS Jayapura Regional VI, Jhon Mampioper, mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial telah menyiapkan skema pembiayaan sistematis untuk menunjang program kerja organisasi. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar turut menyalurkan dana hibah guna menopang operasional pemuda di lapangan. Menurutnya, pengukuhan kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota menjadi urgensi agar dampak positif organisasi bisa segera dirasakan masyarakat.
Ketua Karang Taruna Provinsi Papua, John Mandibo, menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025, organisasi kini memegang peran ganda yang sangat strategis. Karang Taruna resmi diposisikan sebagai mitra pemerintah sekaligus bagian dari Penyelenggara Kesejahteraan Sosial (PSKS). Dengan mandat tersebut, organisasi dituntut untuk menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan mengatasi berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat secara cepat dan terorganisir.
Melalui Pra Rakerda ini, John berharap lahir berbagai inovasi yang relevan dengan tantangan zaman dan kebutuhan lokal masyarakat Papua. Konsolidasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat ikatan internal, tetapi juga membuktikan bahwa Karang Taruna Papua mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan yang tangguh. “Melalui konsolidasi ini, Karang Taruna Papua bertekad membuktikan diri sebagai motor penggerak kesejahteraan yang tangguh dan terorganisir,” pungkas John menutup keterangannya.

Tinggalkan Balasan