TarunaKota.com, Jambi – Kepengurusan Himpunan Perempuan Melayu Jambi (HPMJ) Tingkat Kecamatan se-Kota Jambi masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan pada Kamis (11/06/2026) pagi. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi ini, diarahkan untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah berbasis kebudayaan.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua HPMJ Kota Jambi, Hj. Choirianti Budidaya, SH. Acara ini disaksikan oleh:
- Drs. H. A. Ridwan, M.Si (Sekretaris Daerah Kota Jambi)
- Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG (Ketua TP PKK Kota Jambi sekaligus Penasihat HPMJ)
- Sri Hartati Ridwan, M.Si (Ketua DWP Kota Jambi)
Mewakili Wali Kota Jambi, Sekda A. Ridwan menegaskan bahwa pengukuhan ini memikul tanggung jawab moral yang besar. Perempuan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga, menanamkan nilai moral, serta merawat identitas daerah di tengah tantangan globalisasi.
“Semoga amanah yang diberikan dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan organisasi. Sebagai daerah yang menjunjung nilai-nilai adat, pelestarian budaya harus terus dijaga, terutama bagi generasi muda,” ujar Ridwan.
Ridwan menambahkan, Pemerintah Kota Jambi siap membuka ruang kolaborasi yang luas bagi HPMJ. Ia berpesan agar pengurus tetap kompak dan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
”Bangun program kerja yang realistis, bermanfaat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Jadilah teladan dalam menjaga persatuan, gotong royong, dan kerukunan,” tambahnya.
Penasihat HPMJ Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, menyampaikan apresiasinya atas pengukuhan ini. Jambi menjadi salah satu pelopor karena baru memiliki dua kepengurusan HPMJ tingkat daerah, yakni di Kabupaten Merangin dan Kota Jambi.
Nadiyah mengingatkan bahwa esensi kebudayaan Melayu melampaui pakaian dan makanan tradisional, melainkan mencakup nilai hidup yang luas.
”Muaranya adalah melestarikan budaya Melayu Jambi agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap HPMJ kecamatan bisa menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendukung program prioritas Pemkot Jambi melalui inisiatif Bahagia Berbudaya,” tutur Nadiyah.
Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana, Ika Krisnawati, menjelaskan bahwa tujuan utama pengukuhan ini adalah menjaga keberlanjutan roda organisasi serta meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya adat Melayu.
Rangkaian acara ini juga diisi dengan seminar pelestarian budaya serta menampilkan potensi generasi muda Jambi.
”Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap seni, adat, dan budaya, sekaligus mempererat sinergi antara organisasi perempuan, dunia usaha, hingga pemerintah daerah,” pungkas Ika. (Amel)

Tinggalkan Balasan