TarunaKota, Jambi– Upaya akselerasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jambi mendapat sorotan nasional setelah Anggota DPD RI, Hj. Elviana, menyebut daerah ini sebagai inisiator evaluasi lintas sektor yang paling aktif. Dalam pertemuan di Bappeda Kota Jambi (15/01/2026), terungkap bahwa progres pembangunan dapur SPPG di Jambi telah mencapai 62 persen, sebuah angka yang cukup tinggi dibandingkan daerah lain di wilayah Sumatera.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyatakan kebanggaannya atas kemajuan tim Satgas MBG yang dipimpin Sekda Kota Jambi. Ia berkomitmen untuk terus memacu pembangunan 36 dapur tersisa agar selesai sebelum tenggat waktu Juni 2026. Keberhasilan Jambi diharapkan mampu memberikan dorongan bagi pemerintah daerah di sekitarnya untuk meningkatkan performa serupa.
Maulana menegaskan bahwa orientasi utama pemerintah adalah kemaslahatan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang adil. Program ini dianggap sebagai jembatan menuju Indonesia Emas, di mana kesehatan ibu dan anak menjadi pilar utamanya. Wali Kota berjanji tidak akan mengendurkan pengawasan hingga seluruh target penerima manfaat di Kota Jambi terlayani sepenuhnya.
“Intinya saya ingin sesegera mungkin balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kota Jambi merasakan manfaat program MBG ini. Kita harus menjadi contoh sebagai ibu kota Provinsi Jambi,” tutur Maulana dalam pidato arahannya.
Sebagai tindak lanjut, Satgas MBG akan melakukan monitoring ke setiap titik dapur untuk mengecek kesiapan operasional secara berkala. Penandatanganan komitmen bersama distributor bahan pokok juga menjadi jaminan stabilitas program ke depan. Dengan dukungan penuh dari DPD RI dan Badan Gizi Nasional, Kota Jambi semakin mantap melangkah sebagai kota yang peduli terhadap kualitas gizi generasinya.

Tinggalkan Balasan