TarunaKota, Bangkok, 18 Februari 2026 – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mempertegas posisi tawar Indonesia di kancah internasional melalui forum strategis The Conference of Government Representatives pada program SSEAYP (Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program) 2026 di Bangkok, Thailand.
Dalam pertemuan yang melibatkan 11 negara peserta tersebut, Indonesia terlibat aktif merumuskan arah masa depan program yang fokus pada pengembangan generasi muda di kawasan Asia Tenggara dan Jepang.
Investasi Karakter Generasi Global
Delegasi Indonesia, yang diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora, Yossi Ahmad Falah, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan langkah konkret dalam membangun kualitas pemuda tanah air. Menurutnya, program ini adalah investasi jangka panjang untuk memperkuat persahabatan regional.
“Kehadiran kita dalam forum ini sangat krusial dan strategis. Ini bukan hanya tentang memenuhi undangan, tetapi juga menunjukkan komitmen Indonesia dalam membina generasi muda yang berwawasan global, adaptif, serta mampu memperkuat hubungan antar-negara,” ujar Yossi.
Yossi menambahkan bahwa peran aktif Indonesia menjadi kunci untuk memastikan kolaborasi pemuda ASEAN dan Jepang tetap berkelanjutan sebagai motor penggerak solusi global.
Gagasan “Merakit” Curi Perhatian
Delegasi Pemuda Indonesia tampil menonjol dengan mengusung tema inovatif bertajuk “Merakit: Meraih Asa untuk Bangkit”. Gagasan ini dirancang untuk menjawab tantangan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kolaborasi dan inovasi sosial. Melalui semangat “Merakit”, para pemuda berkomitmen membawa dampak nyata bagi masyarakat sekembalinya ke Indonesia.
Menyongsong 50 Tahun SSEAYP
Administrator Cabinet Office of Japan, Makino Masahiro, turut memberikan apresiasi atas kontribusi seluruh peserta. Forum di Bangkok ini juga menjadi ajang konsolidasi penting menjelang perayaan emas 50 tahun SSEAYP pada tahun 2027 mendatang.
“Kami sangat berharap, melalui program SSEAYP ini, dapat lahir pemimpin-pemimpin besar di masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi kawasan. Selain itu, yang tak kalah penting, program ini diharapkan senantiasa meningkatkan rasa persaudaraan, persahabatan, serta kesepahaman di antara negara-negara ASEAN dan Jepang,” tutup Makino.

Tinggalkan Balasan