TarunaKota.com, Jambi – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, secara resmi membuka pelatihan Leadership & Team Building Bootcamp for Employee di Meeting Room Maulidia Convention Center, Senin (1/6/2026).
Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Kota Jambi ini berlangsung selama dua hari (1–2 Juni 2026) dan diikuti oleh sekitar 80 peserta dari berbagai lini unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Pelatihan ini difokuskan pada penguatan kepemimpinan, peningkatan inisiatif kerja, komunikasi antartim, serta pembentukan budaya kerja yang solid.
Dalam arahannya, Wawako Diza menekankan bahwa keberhasilan sebuah bisnis tidak hanya bertumpu pada modal dan pasar, melainkan pada kualitas kepemimpinan yang mampu menyatukan visi seluruh tim secara berkelanjutan.
“Sebuah perusahaan ketika ingin pencapaian omzet bisa terwujud harus mampu membangun chemistry yang baik. Salah satu tujuannya adalah membentuk karakter di dalam tim,” ujar Diza.
Menurutnya, proses berbisnis akan menjadi jauh lebih bernilai ketika seorang pimpinan memiliki kepekaan untuk melihat, memetakan, sekaligus mengembangkan potensi tersembunyi yang ada pada karyawannya.
Langkah penguatan kapasitas SDM ini dinilai sangat strategis mengingat struktur kependudukan daerah setempat yang sangat dinamis:
- Dominasi Anak Muda: Saat ini, populasi generasi muda di Kota Jambi telah menyentuh angka 52 persen.
- Penggerak Dunia Kerja: Mayoritas berbagai lini pekerjaan di perusahaan-perusahaan lokal kini diisi dan digerakkan oleh para pekerja muda.
Untuk menyikapi hal ini, Pemerintah Kota Jambi juga menyiagakan program unggulan bernama Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT). Program ini dirancang khusus untuk membekali calon wirausaha dan pelaku UMKM dengan berbagai keterampilan kompetensi kerja serta ketangguhan aspek kepemimpinan.
Senada dengan pemerintah, Ketua Pelaksana Kegiatan, Eko Gaisten, memaparkan bahwa bootcamp ini sengaja dirancang untuk menyasar level tim pendukung, bukan sekadar pemilik usaha semata.
“Kegiatan ini memfasilitasi UMKM agar tidak hanya owner (pemilik) yang naik kelas, tetapi tim juga berkembang dan meningkat kapasitasnya,” jelas Eko. Ia optimistis pertumbuhan UMKM yang sehat secara internal akan berkontribusi langsung pada pembukaan lapangan kerja baru serta akselerasi ekonomi daerah.
Guna memberikan materi yang berbobot, pelatihan ini turut menghadirkan deretan praktisi bisnis berskala nasional, di antaranya:
- Eko Desriyanto (Presiden TDA 8.0 / Pemimpin PT Idea Indonesia Tbk)
- Hernawan Adi Wibowo (VP TDA 8.0). (Amel)

Tinggalkan Balasan