Tarunakota, Kalimantan Timur – Ketua MPR RI Ahmad Muzani beserta jajaran pimpinan MPR meninjau langsung progres pembangunan kawasan gedung parlemen di Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (20/4/2026). Kunjungan strategis ini dilakukan untuk menjawab keraguan publik terkait kepastian pemindahan lembaga legislatif ke ibu kota baru. Dalam peninjauan tersebut, Muzani mendapatkan penjelasan rinci dari pihak Otorita IKN mengenai desain, denah lokasi, serta tahapan pembangunan infrastruktur pemerintahan yang sedang berjalan.

Muzani mengungkapkan kabar terbaru bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan resmi terkait pembangunan kompleks gedung MPR, DPR, dan DPD, termasuk gedung untuk lembaga yudikatif. Persetujuan ini menjadi sinyal kuat bahwa komitmen pemerintah untuk melanjutkan pemindahan ibu kota tetap berjalan sesuai rencana. “Ini artinya apa? Insyaallah kita tetap akan pindah di IKN. Kita tinggal menunggu gedung MPR selesai dibangun,” ujar Muzani di Gedung Otorita IKN.

Lebih lanjut, Muzani menjelaskan bahwa kedatangan jajaran pimpinan MPR kali ini bertujuan untuk memastikan kapan dan di mana posisi pasti kantor mereka nantinya. Ia tidak menampik adanya dinamika di media sosial dan tingkat politik yang sering mempertanyakan keberlanjutan proyek tersebut. Dengan adanya kepastian mengenai gedung yang lebih megah dan representatif, Muzani meyakini polemik mengenai “jadi atau tidaknya” parlemen pindah telah terjawab secara fisik melalui dimulainya pembangunan.

Muzani menegaskan bahwa secara hukum, keputusan politik pemindahan ibu kota telah final karena Undang-Undang tentang IKN sudah diputuskan. Namun, aspek waktu pelaksanaannya memang sempat menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat. Melalui kunjungan lapangan ini, ia menekankan bahwa kepastian waktu pemindahan kini menjadi semakin jelas seiring dengan dimulainya pengerjaan konstruksi di bawah komando Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Menutup keterangannya, Ketua MPR mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar seluruh perencanaan yang telah disetujui Presiden dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Ia mengapresiasi langkah cepat Otorita IKN dalam mematangkan prakarsa pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan. Dengan dimulainya pembangunan gedung parlemen ini, diharapkan integrasi kerja antarlembaga negara di IKN Nusantara dapat segera terwujud dalam beberapa tahun ke depan.