Tarunakota, Jambi– Pertemuan antarperguruan pencak silat se-Provinsi Jambi yang digelar dalam momentum Syawal menjadi lebih dari sekadar ajang temu kangen biasa. Bertempat di Gedung Tri Sukses Boarding School, Minggu (19/4/2026), ratusan pesilat berkumpul untuk merajut silaturahmi sekaligus membahas arah masa depan olahraga bela diri tradisional di Tanah Pilih Pesako Betuah. Pembahasan serius mengenai kesinambungan pembinaan atlet menjadi poin utama di balik hangatnya suasana lebaran.

Acara yang berlangsung khidmat sejak pagi hari ini diawali dengan pembukaan religius, termasuk lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Nurdin Bachtiar dan doa bersama yang dipimpin H. Achiyar Rosyidi. Namun, di balik seremonial tersebut, para pengurus perguruan memanfaatkan momentum ini untuk mengevaluasi tantangan yang dihadapi pencak silat Jambi saat ini. Diskusi antar-lintas perguruan menyoroti pentingnya menyelaraskan visi dalam melahirkan generasi pendekar yang berprestasi di tingkat nasional.

Sejumlah pelatih yang hadir mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini terletak pada keterbatasan fasilitas penunjang dan konsistensi program latihan jangka panjang. Mereka menilai, potensi bakat pesilat muda Jambi sangat besar, namun kerap terkendala oleh minimnya dukungan sarana yang memadai di tingkat daerah. “Silaturahmi seperti ini sangat penting, tapi yang lebih utama adalah tindak lanjut konkret untuk pembinaan teknis di lapangan,” ujar salah satu pelatih senior yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini diharapkan mampu melahirkan konsensus baru antarperguruan untuk saling mendukung dalam pengiriman atlet ke berbagai ajang kejuaraan. Dengan adanya komunikasi yang intensif, gesekan antarperguruan diharapkan dapat diminimalisir dan digantikan dengan semangat kompetisi yang sehat demi mengharumkan nama Provinsi Jambi. Para pengurus juga merencanakan adanya latihan gabungan secara berkala sebagai bentuk nyata dari penguatan pembinaan tersebut.

Sebagai penutup, kegiatan ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan olahraga bela diri di Jambi pasca-lebaran. Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, pencak silat Jambi optimistis dapat mencetak atlet-atlet baru yang mampu bersaing di ajang bergengsi seperti babak kualifikasi PON mendatang. Komitmen para tokoh pesilat yang hadir di Gedung Tri Sukses menunjukkan bahwa sinergi adalah kunci utama untuk menjaga kelestarian sekaligus prestasi pencak silat di masa depan.