TarunaKota.com, Jambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai fondasi utama dalam merancang kebijakan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran dan kepemimpinannya dalam Apel Pencanangan Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi di halaman Kantor BPS Kota Jambi, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan petugas dalam melaksanakan pendataan ekonomi di seluruh wilayah Kota Jambi.

Sebanyak kurang lebih 400 petugas sensus disiapkan untuk melakukan pendataan di 11 kecamatan dan 68 kelurahan. Pendataan lapangan dilaksanakan melalui kunjungan langsung dari rumah ke rumah dan wawancara dengan responden sesuai jadwal yang ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, Maulana didampingi Kepala BPS Kota Jambi, Kuswan Gunanto, S.ST., M.Ec., serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi.

Mereka turut menandatangani piagam dan mengikuti pencanangan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pendataan ekonomi yang menyeluruh.

Maulana: Data Akurat Menentukan Arah Pembangunan

Maulana menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan gambaran kondisi perekonomian daerah yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan data yang akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya untuk menentukan prioritas program, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, serta merancang kebijakan yang tepat sasaran.

“Dalam mendukung kegiatan ini, seluruh RT di Kota Jambi juga telah diinformasikan, sehingga data yang masuk bisa akurat untuk menjadi dasar kebijakan program ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendataan ekonomi bukan sekadar kegiatan statistik, melainkan bagian penting dari upaya membangun Kota Jambi yang lebih maju dan sejahtera.

Dengan data yang lengkap, pemerintah dapat memiliki gambaran yang lebih baik mengenai aktivitas ekonomi masyarakat dan kebutuhan pembangunan di berbagai sektor.

Maulana juga mengajak masyarakat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.

“Kami berharap kepada warga Kota Jambi agar menerima petugas sensus dengan baik, memberikan data informasi yang benar dan seakurat mungkin, karena data ini sangat dibutuhkan untuk kepentingan pengambilan kebijakan,” jelasnya.

400 Petugas Sensus Menjangkau 11 Kecamatan

Untuk mendukung kelancaran pendataan, sekitar 400 petugas sensus akan bekerja di seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Jambi.

Petugas memiliki peran penting dalam menghimpun informasi ekonomi dari responden sesuai prosedur pendataan yang ditetapkan BPS.

Maulana menyadari bahwa pelaksanaan sensus dengan cakupan wilayah dan jumlah rumah tangga yang besar membutuhkan kesiapan, ketelitian, serta kesabaran petugas di lapangan.

Ia pun memberikan semangat kepada seluruh petugas agar menjalankan tugas secara profesional dan tetap mengedepankan ketepatan data.

“Selamat menjalankan tugas untuk melakukan sensus di seluruh wilayah Kota Jambi,” tuturnya.

Menurut Maulana, dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, sosialisasi kepada masyarakat perlu terus dilakukan agar warga memahami tujuan sensus dan bersedia memberikan informasi sesuai keadaan yang sebenarnya.

Data Sensus Jadi Dasar Program Kesejahteraan

Maulana menegaskan bahwa data yang dihimpun melalui kegiatan statistik sangat dibutuhkan untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Kebutuhan tersebut mencakup perencanaan kesejahteraan sosial, peningkatan layanan pendidikan, penguatan pelayanan kesehatan, serta berbagai kebijakan lain yang membutuhkan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Ia menilai, perencanaan yang didukung data yang baik akan membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan dan menyusun program secara lebih terarah.

Dalam konteks pembangunan Kota Jambi, ketersediaan informasi yang akurat diharapkan dapat membantu pemerintah menentukan prioritas sesuai kebutuhan masyarakat.

“Jadi data sensus ini sangat menentukan arah kebijakan ekonomi ke depan dan alhamdulillah sensus ekonomi kali ini sudah berbasis digital sehingga mudah untuk para anggota sensus memverifikasi data secara fakta,” ungkapnya.

Pemanfaatan sistem digital diharapkan dapat mendukung proses pendataan dan pengolahan informasi secara lebih efektif sesuai mekanisme yang diterapkan BPS.

Meski demikian, ketelitian petugas dan keterbukaan responden tetap menjadi unsur penting untuk menjaga kualitas hasil sensus.

Camat, Lurah, dan RT Dilibatkan

Untuk memperluas sosialisasi serta mendukung pelaksanaan sensus, Pemerintah Kota Jambi mendorong keterlibatan jajaran kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT.

Dukungan tersebut diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai pelaksanaan sensus dan tujuan pendataan yang dilakukan petugas.

Maulana menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan BPS agar proses pendataan dapat berjalan sesuai rencana.

Ia juga mengingatkan petugas agar siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan, termasuk ketika berhadapan dengan masyarakat yang memiliki kesibukan berbeda-beda.

“Dalam pendataan tentu memiliki hambatan, rintangan dan butuh kesabaran yang besar. Saya sangat memahami karena berhadapan dengan 250 ribu rumah tidak mudah, tetapi saya yakin ini akan berjalan dengan baik dan kita terus sosialisasi kepada masyarakat harus menerima petugas sensus ini dengan baik,” pesannya.

Melalui dukungan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat menjangkau responden sesuai cakupan pendataan yang ditetapkan.

Maulana berharap apel siaga tersebut menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sensus sekaligus meningkatkan kesiapan seluruh petugas.

BPS Apresiasi Dukungan Wali Kota Maulana

Sementara itu, Kepala BPS Kota Jambi, Kuswan Gunanto, mengapresiasi dukungan Wali Kota Jambi beserta jajaran pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam membantu kelancaran kegiatan pendataan, terutama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan mendorong partisipasi responden.

Ia berharap pelaksanaan sensus tahun ini dapat berjalan sukses sehingga menghasilkan data yang berguna untuk perencanaan pembangunan daerah.

“Karena data sangat berguna dan harus terdata semua di semua sektor,” ungkap Kuswan secara singkat.

Kegiatan apel siaga tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, jajaran BPS Kota Jambi, serta tamu undangan lainnya.

Maulana Dorong Pembangunan Kota Jambi Berbasis Data

Bagi Pemerintah Kota Jambi, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat mendukung penyusunan kebijakan yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.

Ketersediaan data yang berkualitas dapat menjadi salah satu landasan untuk memahami perkembangan aktivitas ekonomi, mengidentifikasi kebutuhan pembangunan, serta mengevaluasi kebijakan pemerintah.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, BPS, petugas sensus, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan pendataan tersebut.

Maulana mengajak seluruh warga berpartisipasi dengan memberikan informasi yang benar dan menerima petugas sesuai prosedur pelaksanaan sensus.

Dengan dukungan semua pihak, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat menghasilkan data yang bermanfaat bagi perencanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.