TarunaKota.com, Jambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., resmi melepas keberangkatan 838 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Jambi tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (2/5/2026).

Pada keberangkatan tahun ini, jumlah jemaah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya berjumlah 660 orang. Mengingat tantangan cuaca ekstrem di Tanah Suci yang mencapai suhu di atas 40 derajat Celcius, Pemerintah Kota Jambi memberikan perhatian ekstra pada aspek kesehatan dan logistik jemaah.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Jambi menugaskan tim dokter khusus untuk mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah. Hal ini dilakukan untuk memperkuat peran pembimbing kloter dan memastikan risiko gangguan kesehatan dapat diminimalisir.

“Haji adalah ibadah yang sangat mengandalkan fisik. Berdasarkan pengalaman saya sebagai dokter pendamping haji, kesiapan fisik dan mental adalah kunci. Saya minta jemaah disiplin menjaga pola makan, istirahat cukup, dan rutin meminum vitamin,” tegas Wali Kota Maulana dalam sambutannya.

Selain dukungan medis, Pemkot Jambi juga membekali para jemaah dengan sambal khas hasil produksi UMKM binaan daerah. Inisiatif ini bertujuan menjaga nafsu makan jemaah agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama di Arab Saudi.

“Asupan makanan sangat mempengaruhi ketahanan tubuh. Kami berikan bekal tambahan ini agar jemaah tetap merasa dekat dengan cita rasa kampung halaman, sehingga semangat beribadah tetap terjaga,” tambah Maulana.

Kepala Kantor Haji Kota Jambi, M. Kholis, menjelaskan bahwa jemaah terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Rinciannya adalah Kloter 13 (436 orang), Kloter 20 (228 orang), Kloter 22 (105 orang), Kloter 23 (63 orang), dan Kloter 24 (6 orang).

Secara geografis, Kecamatan Kota Baru menjadi penyumbang jemaah terbanyak dengan 217 orang, disusul Jambi Selatan (158 orang) dan Telanaipura (131 orang). Seluruh jemaah dijadwalkan mulai diberangkatkan melalui Embarkasi Batam pada 5 Mei 2026.

M. Kholis juga mengimbau jemaah untuk menjaga kekompakan dan nama baik daerah. “Jemaah Kota Jambi memiliki reputasi tertib. Kami harap tradisi baik ini terus dijaga demi kelancaran ibadah hingga kembali menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (Amel)