TarunaKota.com, Jambi – Wali Kota Jambi Maulana mendampingi Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU, meninjau pelaksanaan Program Padat Karya Tunai Tahun 2026 di Kelurahan Simpang Tiga Sipin, RT 13, Kota Jambi.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI untuk memastikan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat berjalan sesuai sasaran, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan penghasilan.
Kehadiran Wamenaker Afriansyah Noor bersama Wali Kota Jambi Maulana disambut antusias oleh warga dan para peserta program Padat Karya di lokasi kegiatan.
Dalam peninjauan tersebut, Afriansyah Noor melihat secara langsung progres pekerjaan, menyapa masyarakat yang terlibat, serta memastikan kegiatan Padat Karya Tunai memberikan manfaat nyata bagi warga setempat.
Program Padat Karya merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membuka peluang kerja, khususnya bagi masyarakat yang menganggur, sedang mencari pekerjaan, maupun pekerja setengah menganggur.
Selain menyediakan kesempatan memperoleh penghasilan, program ini juga diarahkan untuk mendukung pembangunan dan perbaikan sarana serta prasarana lingkungan yang dibutuhkan masyarakat.
“Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni membuka kesempatan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus memperbaiki sarana dan prasarana lingkungan,” ujar Wamenaker Afriansyah Noor.
Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh penghasilan dari pekerjaan yang dilakukan, tetapi juga berpartisipasi secara langsung dalam pembangunan lingkungan tempat tinggal mereka.
Maulana Apresiasi Dukungan Kemnaker RI
Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Program Bantuan Padat Karya Tahun 2026 yang menyasar masyarakat di Kota Jambi.
Menurut Maulana, program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja, mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Jambi dapat terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari berbagai program pemberdayaan dan penciptaan lapangan kerja.
“Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program pemerintah,” ujar Maulana.
Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih baik melalui pembangunan dan perbaikan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Kegiatan kunjungan kerja kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada para peserta Program Padat Karya.
Pengajuan Program Padat Karya Harus Melalui Kanal Resmi
Di sisi lain, Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya transparansi dalam proses pengajuan Program Bantuan Padat Karya Tahun 2026.
Pendaftaran dan pengajuan proposal program tersebut sebelumnya dibuka secara terpusat melalui platform digital Bizhub Kemnaker pada periode 30 April hingga 16 Mei 2026.
Kemnaker menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan program tidak dipungut biaya atau gratis. Masyarakat diminta mewaspadai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan atau meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan program bantuan pemerintah.
Kewaspadaan juga diperlukan menyusul beredarnya tautan formulir pendaftaran palsu di media sosial yang berpotensi dimanfaatkan untuk memperoleh atau menyalahgunakan data pribadi masyarakat.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengisi data pribadi melalui tautan yang tidak jelas sumbernya.
Informasi mengenai Program Padat Karya dan mekanisme pengajuan hendaknya hanya merujuk pada kanal resmi pemerintah, termasuk situs Bizhub Kemnaker di bizhub.kemnaker.go.id.
Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, Program Padat Karya diharapkan dapat terus mendukung perluasan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pembangunan lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi warga Kota Jambi.

Tinggalkan Balasan