TarunaKota, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan organisasi Pemuda Patriot Nusantara (PPN) dalam upaya masif memerangi peredaran gelap narkoba demi menyelamatkan generasi muda Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Plt Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Yuki Ruchimat, dan Ketua Umum PPN, Andi Kurniawan, di kantor BNN Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Implementasi Asta Cita dan Program BERSINAR

Kolaborasi ini merupakan bagian dari Program Nasional Berkualitas, Berprestasi, dan Bersih Narkoba (BERSINAR) sekaligus implementasi konkret dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat fisik dan mental, serta berdaya saing global tanpa ancaman narkotika.

Ketua Dewan Pembina PPN, HM Darmizal MS, menegaskan bahwa Program Bersinar telah dipersiapkan sejak pengenalan Asta Cita sebagai strategi besar pembangunan nasional.

Sasar Pemuda Hingga ke Pelosok Desa

Melalui kerja sama ini, PPN diposisikan sebagai mitra strategis terdepan BNN untuk memperluas edukasi dan pencegahan. Program ini direncanakan akan menyasar berbagai lini, mulai dari:

  • Kampus dan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
  • Organisasi kepemudaan dan pusat pelatihan kerja.
  • Calon tenaga kerja migran hingga masyarakat di pelosok desa.

“Negara ini tidak membutuhkan pemuda yang sekadar gagah secara simbolik, tetapi pemuda yang sehat mental, kuat karakter, dan bersih dari narkoba. Kerja sama ini adalah wujud nyata War on Drugs for Humanity,” tegas Andi Kurniawan.

Tiga Poin Utama Kerja Sama

Andi menjelaskan bahwa sinergi ini menitikberatkan pada tiga hal penting:

  1. Sosialisasi Masif: Mengedukasi masyarakat secara terpadu tentang bahaya narkoba.
  2. Pembentukan Relawan: Kader PPN akan dilatih langsung oleh BNN untuk menjadi agen perubahan (peer educator) di lingkungan masing-masing.
  3. Deteksi Dini dan Rehabilitasi: Mendorong masyarakat untuk berani melapor dan mengakses layanan rehabilitasi BNN dengan pendampingan sosial dari PPN.

Pihak BNN mengapresiasi kolaborasi ini dan menekankan bahwa pendekatan peer-to-peer melalui organisasi pemuda terbukti lebih efektif dalam memutus mata rantai narkoba. “Penandatanganan ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni, harus ada tindak lanjut yang konkret dan terukur,” pungkas Yuki Ruchimat.