Tarunakota, Jambi – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jambi mendampingi tim investigasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal untuk mengumpulkan fakta lapangan terkait wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy. Dokter magang (internship) asal Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tersebut dilaporkan meninggal dunia saat menjalani masa tugas. Ketua IDI Wilayah Jambi, dr. Zuhdi Darma, menegaskan bahwa seluruh data yang terkumpul telah dikompilasi, namun wewenang untuk menyampaikan hasil investigasi sepenuhnya berada di tangan ketua tim Kemenkes RI.
Tim investigasi dilaporkan telah bergerak cepat dengan meminta keterangan dari rekan sejawat almarhumah serta tim dokter di RSUD KH Daud Arif guna mendapatkan gambaran kronologis yang utuh. dr. Zuhdi menjelaskan bahwa hasil akhir dari penelusuran ini kemungkinan besar akan diumumkan langsung oleh Menteri Kesehatan atau Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI. Ia berharap hasil investigasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan sistem pendidikan profesi dokter di masa mendatang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Menyikapi insiden ini, IDI Wilayah Jambi juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pengurus IDI di tingkat kabupaten dan kota. dr. Zuhdi meminta agar setiap daerah memperketat pengawasan terhadap para dokter muda dan bersikap lebih terbuka terhadap laporan maupun kendala yang dihadapi peserta magang di lapangan. Langkah preventif ini diambil guna memastikan kesehatan mental dan fisik para dokter internship tetap terjaga selama masa pengabdian mereka di fasilitas kesehatan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tengah bersiap menyambut kehadiran Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang dijadwalkan tiba di Kuala Tungkal pada Rabu (6/5/2026). Sekretaris Daerah Tanjabbar, Hermansyah, mengonfirmasi bahwa Menkes akan meninjau langsung kondisi di RSUD KH Daud Arif. Keterangan resmi mengenai hasil investigasi dan langkah-langkah selanjutnya direncanakan akan disampaikan melalui konferensi pers langsung oleh Menkes beserta jajarannya di lokasi tersebut.
Guna menjamin kelancaran kunjungan kerja tersebut, Kapolres Tanjabbar, AKBP Maulia Kuswandi, menyatakan telah menyiagakan pengamanan terbuka maupun tertutup di sejumlah titik strategis. Rombongan Menteri Kesehatan dijadwalkan mendarat di Jambi pada pukul 07.30 WIB dari Jakarta, sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Kuala Tungkal. Kehadiran Menkes diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum serta kepastian perlindungan bagi seluruh tenaga kesehatan yang sedang bertugas di wilayah pelosok.

Tinggalkan Balasan