Tarunakota, Bogor – Pemerintah Kota Bogor membuat terobosan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan melibatkan langsung generasi muda berprestasi. Dalam Musrenbang yang digelar di IPB International Convention Center, Jumat (10/4/2026), Pemkot Bogor memberikan panggung khusus bertajuk “Yang Muda yang Berprestasi”. Kehadiran elemen pemuda ini dimaksudkan agar perencanaan pembangunan kota tidak hanya berbasis data birokrasi, tetapi juga mampu menyerap aspirasi segar dari generasi Z yang inovatif dan berbasis digital.

Sesi muda berprestasi ini menjadi sorotan utama saat menghadirkan sosok Yuana Mutiara Zahra dan Adli Firlian Ilmi sebagai representasi pemuda hebat dari Bogor. Yuana merupakan siswi yang berhasil diterima di 11 perguruan tinggi terbaik dunia, sementara Adli sukses menyabet penghargaan internasional di Tokyo, Thailand, hingga Filipina dalam bidang perdamaian dan perubahan iklim. Kehadiran mereka di forum resmi ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan prestasi global pemuda merupakan aset penting bagi kemajuan Bogor di masa depan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa pelibatan anak muda ini adalah komitmen nyata pemerintah untuk mendengar kontribusi seluruh lapisan masyarakat. Para pemuda ini diberikan ruang untuk mengusulkan berbagai perbaikan, mulai dari kualitas pendidikan, infrastruktur jalan dan drainase, hingga pengembangan transportasi publik. “Musrenbang merupakan wujud komitmen pemerintah kota untuk mendengar dan mengakui kontribusi seluruh golongan masyarakat, khususnya generasi muda berprestasi untuk memberikan usulan terhadap penyusunan RKPD Tahun 2027 dan RAPBD mendatang,” kata Dedie dalam sambutannya.

Dukungan teknis juga datang dari kalangan akademisi yang ingin memastikan suara pemuda benar-benar terakomodasi dalam kebijakan publik. Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi selaku Guru Besar IPB menyatakan bahwa birokrasi harus memberikan ruang bagi aksi nyata generasi muda agar prestasi mereka tidak berhenti di penghargaan saja. “Kami akademisi dan birokrat ingin memastikan bahwa suara dan aksi generasi muda benar-benar terakomodasi dalam penyusunan RKPD. Sesi muda berprestasi ini adalah bukti konkret komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam memberi ruang dan apresiasi bagi pemuda berprestasi,” ujar Prof Ernan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang hadir secara daring turut mengapresiasi langkah inklusif Pemkot Bogor ini. Semangat kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pemuda dinilai sebagai langkah tepat untuk mewujudkan visi pembangunan era Presiden Prabowo yang berorientasi pada transformasi digital. Melalui program unggulan seperti Bogor Innovation Award, Pemkot Bogor optimis generasi muda akan terus menjadi motor penggerak transformasi dan kemajuan daerah hingga tahun 2027 mendatang.dikanBogor