Tarunakota, Agats– Insiden berdarah yang melibatkan senjata tajam terjadi antara seorang pemuda yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dengan ayah kandungnya di Agats, Rabu (08/04/2026). Peristiwa tragis ini mengakibatkan keduanya harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka serius di sekujur tubuh. Kejadian bermula sekitar pukul 19.30 WIT saat korban, Paternus Tapiem (50), seorang PNS, terlihat berlari di jalan raya untuk menyelamatkan diri dari kejaran anaknya sendiri.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Teofilus Atew (29), korban sempat berusaha masuk ke rumah salah satu tetangga untuk berlindung. Namun, pelaku yang diketahui bernama Elifas Sakuw (25) tetap mengejar hingga ke dalam rumah sambil membawa senjata tajam jenis pisau. Secara membabi buta, pelaku menyerang korban hingga menyebabkan luka potong serius di bagian rahang kiri, telinga, dahi, hingga leher yang mengakibatkan pendarahan hebat.
Dalam kondisi terdesak dan terancam nyawanya, Paternus berupaya membela diri dengan menggunakan sebilah parang. Perlawanan tersebut membuat pelaku turut terkena sabetan senjata tajam di bagian bahu kiri, lengan, pergelangan tangan, hingga area leher. Situasi di lokasi kejadian sempat mencekam sebelum akhirnya informasi pertikaian ini sampai ke pihak kepolisian melalui laporan warga yang menyaksikan aksi saling bacok tersebut.
Merespons cepat informasi dari Ipda Arnold Yansen Wambrauw, Tim Patroli Elang segera bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP). Pada pukul 19.40 WIT, tim kepolisian tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap ayah dan anak tersebut ke Rumah Sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat. Polisi juga mengamankan lokasi kejadian serta menyita barang bukti berupa pisau dan parang yang digunakan dalam perkelahian itu.
Hingga saat ini, pihak medis masih terus berupaya menangani luka-luka parah yang dialami oleh kedua belah pihak. Polisi terus melakukan pemantauan di rumah sakit sembari menunggu kondisi keduanya stabil untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Korban dan pelaku saat ini sudah ditangani oleh dokter di ruang IGD. Kondisi keduanya mengalami luka potong yang cukup parah akibat senjata tajam,” ungkap Ipda Arnold saat dikonfirmasi mengenai kondisi terkini para korban.

Tinggalkan Balasan