TarunaKota, Jambi, 2 Februari 2026 – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai memanaskan mesin prestasi menyambut PON Bela Diri III yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara, Agustus 2026 mendatang. Sebanyak 146 atlet dari tujuh cabang olahraga (cabor) unggulan menjalani tes fisik tahap pertama sebagai syarat awal seleksi.
Tujuh cabor yang disiapkan tersebut meliputi Kurash, Tinju, Muaythai, Kick Boxing, Anggar, MMA, dan Savate. Dalam seleksi tahun ini, KONI Jambi menekankan penggunaan sistem sport science untuk mengukur kesiapan fisik dan ketahanan atlet secara akurat.
Standarisasi Fisik Tahap Awal
Wakabid Binpres KONI Provinsi Jambi, Endarman Saputra Ph.D, menjelaskan bahwa tes fisik ini dirancang khusus untuk memenuhi standar kebutuhan masing-masing disiplin bela diri.
“Tes fisik tahap I ini menggunakan pola yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tujuh cabang olahraga bela diri yang akan disiapkan menuju PON Bela Diri,” kata Endarman,
Rangkaian tes yang harus dilalui para atlet meliputi bleep test, push up, sit up, medicine ball, shuttle run, sprint 30, standing broad jump, hingga sit and reach. Endarman menegaskan bahwa data dari tes ini sangat krusial bagi tim pelatih.
“Tes tersebut muaranya untuk mendapat mengetahui daya tahan aerobik, un aerobik, kecepatan dan kekuatan otot tungkap para atlet yang dipersiapkan,” tambah Endarman Saputra.
Sistem Seleksi Berlapis
Wakil Ketua Umum KONI Jambi, Prof. Sukendro, memaparkan bahwa setelah tes umum ini, para atlet akan memasuki masa Pelatda (Pusat Latihan Daerah). Tahapan selanjutnya akan jauh lebih spesifik, termasuk adanya tes mental dan psikologi untuk memastikan kesiapan atlet di atas arena.
Mekanisme seleksi tahun ini melibatkan kolaborasi tiga bidang utama: Bidang Binpres untuk standarisasi teknik, Bidang Sport Science untuk kondisi medis dan fisik saintifik, serta Bidang Litbang untuk pemetaan potensi medali.
KONI Provinsi Jambi menginstruksikan seluruh pengurus cabor agar serius dalam mempersiapkan atletnya dan mengikuti seluruh aturan tes yang telah ditetapkan. Melalui pendekatan saintifik ini, Jambi optimistis dapat mengirimkan wakil-wakil terbaik yang mampu bersaing di level nasional di Sulawesi Utara nanti.

Tinggalkan Balasan