TarunaKota, Jambi, 9 Februari 2026 – Pemerintah Provinsi Jambi merealisasikan Program Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan akses pendidikan. Hingga periode 2025–2026, tercatat dua Sekolah Rakyat jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) tengah dibangun di wilayah Jambi.
Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo, mengatakan dua sekolah tersebut masing-masing berlokasi di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
“Untuk Sekolah Rakyat, dari tahun 2025 dan 2026 ini baru ada dua yang sedang dibangun, yaitu jenjang SMA. Satu di Kota Jambi, tepatnya di Sentra Alyatama Jambi, dan satu lagi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” ujar Agus
Fasilitas dan Target Penyelesaian
Sekolah Rakyat di Sentra Alyatama Jambi direncanakan memiliki empat rombongan belajar, sementara pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Jabung Timur ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2026.
Agus menjelaskan, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari penguatan akses pendidikan menengah bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu.
“Ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang harus kita dampingi dan dorong agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Alokasi Anggaran
Untuk pembangunan dua Sekolah Rakyat tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp46,49 miliar.
“Anggaran pembiayaan untuk dua sekolah rakyat ini sekitar Rp46,49 miliar dan ditargetkan selesai sesuai jadwal,” jelas Agus.
Pemprov Jambi berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM daerah, sejalan dengan target pembangunan nasional dan visi pembangunan Provinsi Jambi dalam RPJMD 2025–2029.

Tinggalkan Balasan