TarunaKota.com, Jambi – Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat menempati hunian yang lebih aman, sehat, dan layak.

Komitmen itu diwujudkan melalui penyerahan Bantuan Sosial Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni yang bersumber dari APBD Kota Jambi Tahun Anggaran 2026 kepada Sukirman (58), warga Jalan H. Samsoe Bachroen, RT 03, Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, Sabtu (18/7/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dengan meninjau rumah penerima manfaat serta melihat proses peningkatan kualitas hunian yang didukung pemerintah dan masyarakat setempat.

Bantuan sebesar Rp20 juta tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi rumah Sukirman sehingga dirinya bersama keluarga dapat tinggal dengan lebih nyaman.

Maulana dan Diza Perkuat Program Rumah Layak Huni

Program bantuan RTLH merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.

Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), pemerintah kota mengalokasikan bantuan dari APBD untuk mendukung perbaikan rumah warga yang memenuhi kriteria penerima manfaat.

Program ini sejalan dengan upaya mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia, yang antara lain menekankan peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Jambi juga bersinergi dengan program bantuan dari berbagai pihak agar semakin banyak rumah warga yang dapat ditingkatkan kualitasnya.

Wakil Wali Kota Diza menjelaskan, pada 2026 terdapat bantuan perbaikan rumah yang bersumber dari APBD Kota Jambi, di luar bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.

“Di tahun ini, khususnya Pemerintah Kota Jambi berjumlah 23 titik, di luar dari bantuan Baznas dan BSPS dari Pemerintah Pusat yang sampai hari ini dijadwalkan masih 200 titik. Jadi, ada sekitar 300 titik pembenahan kualitas tempat tinggal untuk masyarakat Kota Jambi untuk tahun ini,” ujar Diza.

Cakupan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi sejumlah skema bantuan untuk mendukung peningkatan kualitas hunian masyarakat. Rincian jumlah penerima dari setiap program menjadi penting agar pelaksanaan bantuan tepat sasaran dan manfaatnya dapat dipantau.

Gotong Royong Warga Bantu Perbaikan Rumah Sukirman

Selain dukungan pemerintah, perbaikan rumah Sukirman juga mendapat bantuan dari masyarakat sekitar.

Diza mengapresiasi kepedulian warga RT 03 Kelurahan Selamat yang turut memberikan dukungan, baik berupa tenaga maupun materi, selama proses pembangunan berlangsung.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang menyediakan tempat tinggal sementara bagi Sukirman selama rumahnya diperbaiki.

Menurut Diza, keterlibatan masyarakat merupakan bentuk solidaritas sosial yang perlu terus dipelihara karena dapat membantu warga yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Alhamdulillah, untuk proses pembangunan rumah dibantu dengan partisipasi warga berjalan lancar. Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk Bapak Sukirman dan keluarga dalam hal peningkatan kualitas hidupnya,” ungkapnya.

Kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran pemerintah, tetapi juga kepedulian dan partisipasi lingkungan sekitar.

Diza Berharap Bantuan Dimanfaatkan Sebaik-baiknya

Dalam kesempatan itu, Diza berpesan kepada Sukirman agar memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas tempat tinggal bersama keluarga.

Ia juga berharap keluarga penerima manfaat dapat terus menjaga keharmonisan serta mempertahankan hubungan baik dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Pemerintah Kota Jambi berharap program peningkatan kualitas RTLH dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang memperoleh akses terhadap hunian yang layak.

“ Mudah-mudahan program-program seperti ini terus berkelanjutan, karena banyak sekali manfaatnya untuk masyarakat Kota Jambi, terkhusus dalam peningkatan kualitas hidup di tahun-tahun ke depan,” tutup Diza.

Melalui program bantuan RTLH yang didukung APBD dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Pemerintah Kota Jambi berupaya memperluas manfaat pembangunan agar dapat dirasakan masyarakat hingga tingkat lingkungan.

Ke depan, keberlanjutan program, ketepatan sasaran penerima, dan kualitas hasil perbaikan rumah menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan warga serta mewujudkan Kota Jambi yang lebih nyaman dan layak huni.