TarunaKota.com, Jambi – Wali Kota Jambi Maulana memberikan dukungan kepada generasi muda untuk memperluas wawasan dan membangun karakter melalui kegiatan kepramukaan tingkat internasional. Dukungan tersebut diwujudkan dengan melepas kontingen Gerakan Pramuka Kota Jambi yang akan mengikuti The 15th Malaysian Scout Jamboree di Batu Kawan, Penang, Malaysia, pada 29 Agustus hingga 4 September 2026.

Pelepasan kontingen Pramuka SMA Diniah Al-Azhar itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha di Ruang Kerja Wali Kota Jambi, Rabu (26/8/2026).

Ajang tersebut menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan 60 tahun Jambore Pramuka Malaysia, yang pertama kali diselenggarakan di Penang pada 1966.

Kontingen Kota Jambi berjumlah 16 orang, terdiri atas 14 peserta dan dua pendamping. Seluruh peserta merupakan siswa dan siswi SMA Diniah Al-Azhar, dengan rincian tiga siswa kelas X dan 11 siswa kelas XI.

Maulana Berpesan Jaga Nama Baik Kota Jambi

Maulana, yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para peserta yang dipercaya mewakili Kota Jambi dalam kegiatan internasional tersebut.

Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, keselamatan, serta menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan karakter positif generasi muda Kota Jambi.

“Selamat kepada adik-adik yang akan berangkat. Jaga kesehatan, jaga keselamatan, berprestasilah dan yang paling penting bawa nama baik Kota Jambi,” pesan Maulana.

Menurutnya, keikutsertaan dalam jambore internasional bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan di luar negeri. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, menjalin persahabatan, dan mengenal budaya dari berbagai daerah maupun negara.

Maulana berharap kontingen Pramuka Kota Jambi dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya sekaligus memperkenalkan daerahnya kepada peserta dari berbagai negara.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki hubungan dengan pimpinan Pengakap Nasional Malaysia. Maulana berpesan agar para peserta menyampaikan salam darinya apabila berkesempatan bertemu Ketua Pengakap Negara Malaysia, Mayor Jenderal Datuk Profesor Dr. Mohd Zin Bidin.

“Kalau nanti bertemu beliau, sampaikan salam saya. Sebut nama Kota Jambi, supaya Kota Jambi juga dikenal dalam pertemuan Pramuka internasional ini,” ujarnya.

Jambore Internasional Jadi Bekal Generasi Muda

Maulana menilai pengalaman berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai latar belakang dapat menjadi bekal berharga bagi pembentukan karakter generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan semakin terlatih dalam menerapkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan.

Pengalaman internasional juga diharapkan membuka wawasan para peserta mengenai keberagaman budaya dan cara membangun persahabatan di tengah perbedaan.

Dengan demikian, keikutsertaan dalam jambore tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah dan daerah, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar ruang kelas.

Diza Tekankan Manfaat Setelah Kembali ke Jambi

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Jambi, mengingatkan bahwa keberangkatan para peserta tidak boleh hanya dimaknai sebagai perjalanan ke luar negeri atau kegiatan seremonial.

Menurut Diza, hal terpenting adalah bagaimana pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti jambore dapat diterapkan setelah para peserta kembali ke Kota Jambi.

“Yang terpenting adalah efek dan pengalaman yang didapat. Lebih penting lagi bagaimana pengalaman tersebut memberikan manfaat bagi sekolah dan lingkungan masyarakat,” ungkap Diza.

Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, terutama melalui penanaman nilai kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, dan gotong royong.

“Pramuka melatih jiwa kepemimpinan, kedisiplinan dan sifat saling bergotong royong. Karakter kepemimpinan itu sangat penting bagi anak-anak kita,” katanya.

Diza juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke tanah air.

“Selamat mengikuti kegiatan. Jaga kesehatan dan keselamatan sampai nanti kembali lagi ke Jambi,” pesannya.

Harapkan Pengalaman Pramuka Berdampak bagi Masyarakat

Pemerintah Kota Jambi berharap keikutsertaan kontingen SMA Diniah Al-Azhar dalam The 15th Malaysian Scout Jamboree dapat menjadi pengalaman internasional yang bermanfaat sekaligus memperkenalkan Kota Jambi dalam pertemuan Pramuka lintas daerah dan negara.

Pengalaman yang diperoleh para peserta juga diharapkan dapat dibagikan kepada teman-teman di sekolah dan masyarakat sekitar, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anggota kontingen.

Upaya ini sejalan dengan pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka, yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan lapangan, tetapi juga pada pengembangan karakter, kemampuan bekerja sama, dan jiwa kepemimpinan.

Dalam pelepasan tersebut, turut hadir Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi Zul Afni, Direktur Pendidikan SMA Diniah Al-Azhar H.M. Hafizh El Yusufi, serta para pendamping kontingen.

Melalui dukungan terhadap kegiatan kepramukaan internasional ini, Pemkot Jambi berharap generasi muda semakin percaya diri, berkarakter, mandiri, dan mampu mengambil pelajaran dari pergaulan lintas budaya.

Kontingen Pramuka Kota Jambi pun diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga nama daerah, serta membawa pulang pengalaman yang bermanfaat bagi sekolah dan lingkungan masyarakat.