TarunaKota, Muaro Jambi, 3 Februari 2026 – Anggota DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, kembali turun ke tengah masyarakat dalam agenda reses di Desa Muaro Jambi. Dalam pertemuan tersebut, politisi yang dikenal vokal memperjuangkan infrastruktur ini menyerap berbagai aspirasi krusial, mulai dari persoalan abrasi sungai, pembangunan rumah ibadah, hingga kesejahteraan guru ngaji.

Persoalan infrastruktur menjadi bahasan utama. Ivan menyoroti pembangunan langgar yang terhenti pada tahap pondasi dan kondisi jalan lingkungan yang membutuhkan perbaikan segera.

Targetkan Usulan Jalan Rampung Maret

Ivan meminta masyarakat bergerak cepat dengan menyiapkan proposal resmi agar usulan pembangunan jalan lingkungan dapat dikawal dalam pembahasan anggaran pemerintah daerah.

“Untuk jalan lingkungan, proposalnya segera disiapkan dan dimasukkan paling lambat akhir Maret, supaya bisa kita dorong masuk dalam pengajuan tahun anggaran,” tegas Ivan.

Terkait ancaman abrasi sungai yang mengkhawatirkan warga, Ivan menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mendorong pembangunan turap permanen. Mengingat posisi Desa Muara Jambi yang strategis, pengamanan bantaran sungai menjadi prioritas utama.

Dukung Candi Muaro Jambi Menuju Warisan Dunia UNESCO

Lebih dari sekadar infrastruktur fisik, Ivan Wirata menekankan pentingnya pemberdayaan desa-desa penyangga di sekitar Kompleks Percandian Muaro Jambi. Ia mendorong desa sekitar untuk bertransformasi menjadi desa wisata mandiri agar masyarakat merasakan dampak ekonomi langsung.

Langkah ini, menurut Ivan, sangat selaras dengan upaya mendorong Candi Muaro Jambi mendapatkan pengakuan sebagai situs warisan budaya dunia dari UNESCO.

“UNESCO tidak hanya menilai candinya, tetapi juga ekosistem sosial dan budaya masyarakatnya. Desa yang bersih, tertata, dan mandiri secara ekonomi akan menjadi nilai tambah yang sangat penting,” ujarnya menjelaskan.

Kawal Honor Guru Ngaji

Di sektor sosial keagamaan, Ivan memastikan bahwa anggaran untuk honor guru ngaji telah tersedia. Ia berkomitmen mengawal proses pencairannya agar berjalan lancar tanpa hambatan birokrasi, mengingat peran vital guru ngaji dalam membina moral generasi muda.

Melalui reses ini, Ivan Wirata menegaskan kembali komitmennya untuk menjembatani kebutuhan mendesak masyarakat dengan kebijakan anggaran di tingkat provinsi, demi kesejahteraan yang berakar pada nilai budaya lokal.