TarunaKota, Bandung Barat – Delapan hari pascabencana tanah longsor di Gunung Burangrang yang menerjang Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, duka mendalam masih menyelimuti para pengungsi. Di tengah penantian panjang proses evakuasi keluarga yang masih tertimbun, aksi solidaritas terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Salah satunya datang dari sekelompok pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Unit RW 27 Desa Padalarang. Pada Minggu pagi (1/2/2026), mereka terjun langsung ke lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan logistik bagi warga yang terdampak.
Prioritaskan Kebutuhan Balita di Pengungsian
Aksi kemanusiaan yang dipimpin oleh Moch Rizki Suhardi selaku Ketua Karang Taruna Unit RW 27 ini dilakukan dengan menyasar langsung kebutuhan riil para pengungsi. Berdasarkan informasi mengenai kondisi di lapangan, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga menyasar perlengkapan khusus balita.
“Kami membagikan bantuan ini langsung ke masyarakat terdampak karena sebelumnya telah dilakukan survei untuk mencari tahu apa saja yang dibutuhkan. Mudah-mudahan ini dapat membantu meringankan beban para korban,” ujar Rizki.
Dari hasil pemetaan kebutuhan tersebut, selain menyalurkan air minum dan makanan instan, para remaja ini fokus membawa perlengkapan bayi yang sangat mendesak di tenda pengungsian, seperti popok (pampers), minyak telon, dan susu bayi.
Hasil Gotong Royong dan Doa Bersama
Seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi kolektif dari warga RW 27 Desa Padalarang, pengurus DKM Ar Roehiyat 2, serta dukungan jajaran pengurus RW setempat. Rizki menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bahu-membahu mengumpulkan sumbangan tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu donasi ini. Apa yang diberikan semoga menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua,” tambahnya.
Di akhir kegiatannya, rombongan Karang Taruna ini juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para korban yang masih dalam proses pencarian agar segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.
“Semoga para korban ditempatkan di sisi Allah SWT dan keluarga yang terdampak diberi kesabaran serta kekuatan ekstra dalam menghadapi ujian ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan